Fungsi untuk membaca file Text
Fungsi Membaca
Option Explicit
Public Function ReadIniValue(INIpath As String, KEY As String, Variable As String) As String
Dim NF As Integer
Dim Temp As String
Dim LcaseTemp As String
Dim ReadyToRead As BooleanAssignVariables:
NF = FreeFile
ReadIniValue = ""
KEY = "[" & LCase$(KEY) & "]"
Variable = LCase$(Variable)EnsureFileExists:
Open INIpath For Binary As NF
Close NF
SetAttr INIpath, vbArchiveLoadFile:
Open INIpath For Input As NF
While Not EOF(NF)
Line Input #NF, Temp
LcaseTemp = LCase$(Temp)
If InStr(LcaseTemp, "[") <> 0 Then ReadyToRead = False
If LcaseTemp = KEY Then ReadyToRead = True
If InStr(LcaseTemp, "[") = 0 And ReadyToRead = True Then
If InStr(LcaseTemp, Variable & "=") = 1 Then
ReadIniValue = Mid$(Temp, 1 + Len(Variable & "="))
Close NF: Exit Function
End If
End If
Wend
Close NF
End Function
Fungsi Menyimpan
Option ExplicitPublic Function WriteIniValue(INIpath As String, PutKey As String, PutVariable As String, PutValue As String)
Dim Temp As String
Dim LcaseTemp As String
Dim ReadKey As String
Dim ReadVariable As String
Dim LOKEY As Integer
Dim HIKEY As Integer
Dim KEYLEN As Integer
Dim VAR As Integer
Dim VARENDOFLINE As Integer
Dim NF As Integer
Dim X As IntegerAssignVariables:
NF = FreeFile
ReadKey = vbCrLf & "[" & LCase$(PutKey) & "]" & Chr$(13)
KEYLEN = Len(ReadKey)
ReadVariable = Chr$(10) & LCase$(PutVariable) & "="EnsureFileExists:
Open INIpath For Binary As NF
Close NF
SetAttr INIpath, vbArchiveLoadFile:
Open INIpath For Input As NF
Temp = Input$(LOF(NF), NF)
Temp = vbCrLf & Temp & "[]"
Close NF
LcaseTemp = LCase$(Temp)LogicMenu:
LOKEY = InStr(LcaseTemp, ReadKey)
If LOKEY = 0 Then GoTo AddKey:
HIKEY = InStr(LOKEY + KEYLEN, LcaseTemp, "[")
VAR = InStr(LOKEY, LcaseTemp, ReadVariable)
If VAR > HIKEY Or VAR Chr$(13)
Temp = Left$(Temp, Len(Temp) - 1)
LoopDo Until Left$(Temp, 1) > Chr$(13)
Temp = Mid$(Temp, 2)
LoopOutputAmendedINIFile:
Open INIpath For Output As NF
Print #NF, Temp
Close NFEnd Function
Fungsi untuk memanggil Write & Get
Option ExplicitPrivate Sub Command2_Click()
On Error Resume Next
'/Menyimpan kedalam file text
WriteIniValue App.Path & "\Config.ini", "Database", "username", Text1.Text
End SubPrivate Sub Form_Load()
On Error Resume Next
'/Membaca file text saat aplikasi dijalankan
Text1.Text = ReadIniValue(App.Path & "\Config.ini.", "Database", "username")
List1.AddItem (ReadIniValue(App.Path & "\Config.ini.", "Database", "port"))
Combo1.Text = ReadIniValue(App.Path & "\Config.ini.", "Database", "pass")
End Sub
Semoga bermanfaat, silahkan untuk sample disini
Demi Hamil, Nekat Berburu Sperma via Google
Ann Spalding sangat mendambakan keturunan dari rahimnya. Sayang, ia belum menemukan pendamping hidup yang tepat. Ia pun memutar otak agar bisa hamil, tanpa harus mengeluarkan biaya inseminasi dari donor bank sperma yang mencapai £3.000 atau Rp43 juta
Dengan niat hamil yang menggebu, ia lalu membuat iklan online untuk mencari pria yang bersedia menjadi pendonor sperma. “Saya merindukan bayi tapi tidak ingin menunggu pria yang tepat, jadi saya pakai Google mencari donor sperma,” kata Ann seperti dikutip dari The Sun.
Dari pencarian di Google, ia menemukan sejumlah komunitas yang mempertemukan pendonor dan pencari sperma. Dalam sejumlah iklannya, ia memperkenalkan diri sebagai seorang wanita lajang yang membutuhkan donor sperma agar bisa hamil sebelum menginjak usia 30 tahun. “Saya tidak pakai foto,” ujar wanita asal Inggris ini.
Hanya beberapa hari beriklan, ia menerima lima tawaran pendonor sperma lengkap dengan identitas dan foto. Namun, dua di antaranya menginginkan hubungan badan sebagai imbalan. Dari tiga yang tersisa, Ann lalu memilih satu, seorang teknisi komputer usia 30 tahun, bernama Jason.
Pria itu kemudian menunjukan dokumen dari sebuah klinik yang membuktikan kalau dirinya telah melakukan tes bebas penyakit menular seksual dan penyakit lainnya. “Dia terlihat yang paling sopan,” ujar Ann. “Ia pernah menyumbangkan sperma sebelumnya karena ingin membantu wanita memiliki bayi.”
Ann kemudian mengatur pertemuan dengan pria itu di hotel. Sesaat setelah pertemuan, sang pria segera ke kamar mandi untuk memasukkan sperma ke sebuah wadah khusus. Setelah pria pergi, Ann yang sedang berada di masa subur segera menyuntikkannya ke dalam rahimnya.
Namun, cara itu gagal. Ann tak kunjung hamil pada bulan berikutnya. Mendengar keluhan Ann, pria itu bersedia mengatur pertemuan kedua. Ann yang mulai melihat ketulusan Jason akhirnya memutuskan melakukan inseminasi alami. Ia bersedia berhubungan badan sekali untuk memasukkan sperma.
Cara kedua ternyata berhasil. Ann hamil. “Saya sangat bahagia bisa berhasil. Saya tidak tahu apakah itu karena berhubungan dengan seks alami yang membuat semuanya berbeda.” ujarnya.
Ann lalu mengirimkan email kepada Jason untuk memberitahu kabar baik itu. Ia juga berjanji memberi tahu Jason ketika melahirkan nanti. “Tapi, saya ingin Jason menandatangani kontrak yang menyatakan ia tidak punya hak atas Holly,” kata Ann yang berniat menamai buah hatinya Holly.
Ann sebenarnya sudah memiliki satu anak bernama Keirra, hasil pernikahannya dengan seorang pria. Namun, pernikahan kandas saat usia kandungan Keirra masih dua bulan. “Saat ini saya benar-benar menikmati menjadi seorang ibu. Saya harus melihat Holly untuk memastikan bahwa saya tidak pernah menyesal melakukan ini.”
Pengenalan Visual Basic 6
Visual Basic 6 merupakan salah satu tool untuk pengembangan aplikasi yang banyak
diminati oleh orang. Di sini Visual Basic 6 menawarkan kemudahan dalam pembuatan
aplikasi dan dapat menggunakan komponen-komponen yang telah disediakan. Untuk
memulai Visual Basic 6 anda perlu menginstall Visual Basic 6.0. Program ini
biasanya dalam satu paket dengan Visual Studio 6.0.
Dengan menggunakan Visual Basic 6 kita bisa menghasilkan berbagai macam jenis
program. Dari aplikasi yang mengintegrasikan database, jaringan, office automation,
dan web application. Di sini kita akan membahasa dasar-dasar pemrograman Visual
Basic dengan sedikit tentang database..

Pada layar awal akan muncul tampilan seperti di atas. Visual Basic menyediakan
banyak jenis modul aplikasi. Untuk memulai program standar pilihlah Standard
EXE, kemudian klik pada tombol Open.
Setelah itu akan muncul tampilan seperti berikut ini. Sekarang kita akan
mengenal bagian-bagian dari IDE ( Integrated Development Environment ) yang
kita gunakan.

Form Designer
Pada form design ini adalah tempat kita merancang user interface (antar muka pemakai).
Untuk menampilkan layar ini dapat mengklik pada tombol Design View atau dengan menekan
tombol Shift + F7. Sedangkan untuk ke layar coding dapat menekan tombol F7.
Menu Toolbar
Menu standar pada Windows, dapat digunakan untuk membuka project, menyimpan project,
menjalankan project, dan sebagainya.
Toolbox
Di sinilah tempat komponen-komponen yang disediakan untuk merancang user interface.
Masing-masing komponen memiliki cirri dan kegunaan masing-masing. Komponen kita gunakan
sesuai kebutuhan kita.
Project Explorer
Di sini adalah struktur project yang sedang kita kerjakan. Suatu project dapat terdiri
dari beberapa form.
Properties
Pada kolom ini menampilkan Properties dari komponen yang sedang aktif. Property adalah
data-data atau karakteristik yang dimiliki oleh suatu objek komponen.
Semoga Bermanfaat penerangan diatas… 😀

Komentar Terakhir